DLH Tutup mata sampah numpuk hingga berulat

Sumenep teropong Indonesia news –

Aroma busuk sangat mengganggu warga sekitar bahkan warga yg melawati desa Kalianget timur kecamatan kalianget kabupaten Sumenep akan merasa jijik dengan bau sampah yang di biarkan membusuk

Salah satu aktivis sekaligus pemerhati lingkungan Agus Hermanto menilai bahwa sampah warga yang di buang ketempat sampah (TPS) dinas lingkungan hidup ( DLH) menumpuk hingga berulat bahkan semacam ada pembiaran sehingga aroma busuk dari sampah tersebut mencemari lingkungan di sekitar

Suki membenarkan bahwa sampah itu semacam tidak mendapatkan perhatian dari DLH bahkan sengaja di biarkan menumpuk “ia pak itu biasanya nunggu sampek menggunung baru di buang harusnya jangan nunggu berulat baru di buang kami masyarakat sekitar terganggu dengan bau busuknya. Kami sebagai Masyarakat sekitar berharap adanya tindakan serius karena jika ini di biarkan bukan hanya corona yang menjadikan kita sakit.bau busuk yang menyengatpun akan menjadi penyakit bagi kita warga di sekitar. Kami berharap Semoga ada tindakan cepat dari pihak terkait pak” ucapnya ketika di konfirmasi oleh media ini

Sampah menumpuk bahkan tidak ada pemisah.Sampah plastik, organik dan sampah-sampah B3 lainnya semua bercampur menjadi satu. Agus juga berharap, ke depannya DLH bisa lebih aktif lagi dalam membersihkan sampah supaya tidak menumpuk dan berulat.

kami menilai kinerja DLH sangat buruk bahkan tidak cepat tanggap dalam menyikapi tumpukan sampah sehingga berulat. Hal ini akan membuat tercemarnya lingkungan di balik itu justru di khawatirkan juga akan mengganggu kesehatan warga sekitar oleh karenanya kami berharap segera ada tindakan serius dari DLH setempat sebelum semua warga sekitar tercemar oleh virus yang muncul dari sampah yang busuk

Awak media menghubungi ernawan utomo segera di angkut dan mengucapkan terimakasih telah di beritahu. Teguh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *