Penyebab Banjir, Warga Menilai Jembatan Bendungan Bojong Sari Penampung Sampah

Teropongindonesianews.com
Indramayu –

Salah satu penyebab banjir di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, selain karena tingginya intensitas air sungai Cimanuk saat ini, juga disebabkan oleh banyaknya sampah tersangkut pada bendungan yang berada di wilayah setempat, hal itu mengakibatkan laju air menjadi terhambat.

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu Pemancing di area Bendungan, Kadrawi (50)th.

” Ya Jelas saja banyak sampah yang tersangkut, lihat posisi jembatan dan kaki-kaki jembatan dan juga jarak antara bendungan begitu dekat, sehingga sampah tertampung di situ, apa lagi sampah dari pepohonan yang kebawa air saat debit air naik,atau kiriman air datang.” ucapnya

Ia juga menambahkan.

” jangankan lagi banjir, tidak banjir pun tetap saja sampah tersangkut, kalau dulu sebelum adanya bendungan ini dibangun, belum pernah ada sampah yang seperti ini. ” imbuhnya

Oleh sebab itu, pihak pemerintah harus segera berikan solusi penanganan dan antisipasi awal, khususnya Dinas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Indramayu untuk melakukan upaya Normalisasi sungai atau pengurasan lebih lagi terkait soal Sampah yang tersangkut jembatan bendungan tersebut.

Sementara ketua Rukun Warga (RW) 03 Toni Castoni, dirinya menyimpulkan selain masalah sampah yang sering menumpuk di bawah jembatan Bendungan, ia juga harus memikirkan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) warga. Sabtu (17/01/2021)

” Masalah Sampah Meskipun baru kemarin dibersihkan ya tetap saja akan nyangkut lagi, kan itu sudah seringkali kayak gitu,” ujarnya

Toni juga menambahkan.

” Kita juga lagi berupaya bagaimana solusi keluhan warga dimusim penghujan ini, lantaran air tidak bisa keluar dari pemukiman warga, sebelumnya di bangun bendungan, aliran pembuangan air limbah warga masih bisa,sekarang harus menggunakan Mesin Diesel sedot air, kita juga akan memupuk ke warga untuk patungan beli mesin tersebut. ” Terang Toni

Sebuah Dilema bagi warga kelurahan Bojongsari selain harus disuguhkan genangan sampah, warga juga harus menerima pil pahit langganan Banjir lantaran saluran air tidak mengalir semestinya/ seperti sebelumnya.

Jani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *