Sorta Sidabutar Kecewa, Terkait Istrinya Meninggal Di Paksa Akui Terpapar Covid-19

Teropong Indonesia News-Simalungun

Sorta Sidabutar, Warga Dusun II Sinaman Nagori pamatang tigaurung Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Sumatra Utara sangatlah kecewa terhadap sikap dan perilaku Oknum Kepala Puskesmas Pematang dan Juga Oknum Anggota Kepolisian Sektor Pematang Sidamanik, pasalnya Terkait Istrinya diKebumikan dwngan sebelumnya mengatakan bahwa almarhumah adalah Korban Covid19, sedangkan KaPus dan Anggota Polsek L. Samosir mengatakan dengan sangat Arogan pada dirinya dan masyarakat sekitar.

Di ceritakan pada Tim Media TIN bahwa tuduhan Kepala Puskesmas Pematang dan Kapolsek Pematang Terlalu cepat memvonis almarhum istrinya yang sakit dan kemudian meninggal langsung dipastikan terpapar korban Virus covid19 dan di kebumikan dengan memakai sistim terpapar covid19 yang kesemua pelaksanaannya di jalankanoleh petugas hukum.


“Hal nyata yang terjadi tersebut tepatnya di NAGORI Sinaman Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Sumatera Utara yang terjadi pada tanggal 7/1 yaitu terhadap almarhumah R. Ambarita yang salam proses semula penyakitnya di pastikan sebagau penyakit ginjal”, ujar Sorta Sidabutar suami almarhum.


Lebih lanjut dikatakan Sorta Sidabutar 20 /1 kepada awak media TIN Bahwa pemakaman isteri saya bagaikan terorisme, selain di tangani dengan kasar karena langsung dianggap terpapar covid-19.

Di katakan juga bahwa Kepala Puskesmas Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Sumatera Utara tersebut, dr. Lenny br Saragih awal datang kerumah duka dan langsung mengatakan bahwa isterinya terserang virus covid19, lalu pihaknya membawa tim dari Kecamatan Pematang Sidamanik dan langsung membawa peti jenazah .
Akan tetapi, yang paling aneh lagi menurutnya adalah Aiptu Lamsar Samosir selaku Anggota Polsek Pematang Sidamanik yang seharusnya melayani dengan baik ternyata bertindak kasar dan langsung membentak – bentak pihak keluarga yang sedang berduka dan sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang aparat Hukum yang harusnya melayani masyarakat dengan baik.

“Kami dari pihak Keluarga meminta kepada Bupati Simalungun Provinsi Sumatera Utara JR Saragih agar menindak Kepala Puskesmas Kecamatan Pematang Sidamanik dr. Lenny br Saragih karena tindaknya merugikan kami “, ujar Sidabutar
Selain itu juga untuk Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo diminta juga untuk menindak tegas kelakuan L. Samosir ( Anggota polsek Pematang – Red ) karena tindakannya bukan pengayom Masyarakat, akan tetapi tidak ubahnya swperti menghadap seorang tersangka yang tidak mau memgakui kesalahannya.
Kapolsek Kecamatan Sidamanik AKP. E Nababan ketika di konvirmasikan via Hp nya, menjawab saya lagi di pesta ujarnya.
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo diminta tanggapannya tentang terjadi di Pematang Sidamanik Kab Simalungun, 20/1 mengaratakan akan kita tindak lanjuti permasalahan nya ujar KaPolres Simalungun AKBP Agus Waluyo.

SYAM Hadi Purba Tambak, SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *