Sidang Reses Anggota Dewan Fraksi PKB, Akhmad Mujani ” Peduli Guru Ngaji “

Teropongindonesianews.com
Indramayu, –

Dalam reses masa Persidangan 1 tahun 2021 di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 indramayu, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu fraksi PKB Akhmad Mujani Nur,SH,i gelar giat reses dengan di awali doa Tahlil bersama, dihadiri para tokoh alim ulama di Desa Karanganyar Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Jabar. sabtu (06/02/2021).

Selesai doa bersama, dalam sambutnya Akhmad Mujani Nur,SH,i akan mengusungkan dua Jalan di Desa tersebut yaitu jalan patimura dan jalan brawijaya yang menurutnya perlu di perhatikan khusus mengingat sudah rusak parah, adapun usungan akan di upayakan melalui Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah ( APBD) selain itu juga dirinya peduli para guru ngaji dan guru swasta.

” Pertama mohon doanya saya sudah usungkan untuk dua jalan di APBD tahun 2021 semoga bisa terealisasi, kalaupun di tahun ini belum bisa mungkin di perubahan APBD tahun 2022, saya bersama pemerintah sudah usungkan untuk jalan Patimura dan jalan Brawijaya supaya jalannya mulus,
Yang kedua mohon doanya juga, UUD tentang Pondok Pesantren (Ponpes) sudah di sahkan dan di tandatangani oleh Presiden kemudian Perda tentang Ponpes di Provinsi Jawa Barat sudah di tandatangani gubernur, dan perdanya juga sudah jadi, sekarang saya dari fraksi PKB, kemarin saya rapat dengan DPC PKB sekaligus bahas Perda pengen mengusung peraturan daerah tentang ponpes.

Nanti didalamnya Ponpes santrinya ada berapa,ustadnya ada berapa, lembaganya berapa, nanti secara otomatis ketika peraturan sudah ada di Kabupatn Indramayu, insya alloh ponpes akan di kasih bantuan dana secara rutin dari pemerintah.

Terus mohon doanya juga, naskah akademiknya lagi dibuat akan dibuat perda tentang guru ngaji, karena guru ngaji tidak ada yang memikirkan, padahal kalau melihat sejarah sudah jelas sebelumnya ada NKRI di indonesia ini dipastikan yang berdiri adanya ponpes, yang peranannya juga ikut dalam memperjuangankan Negara para santri dan ulama,tapi kenapa negara tidak ada yang memikirkan guru ngaji. Mudah-mudahan di usulkan dari fraksi PKB.” Ucapnya

Akhmad Mujani juga menambahkan.

” Selanjutnya saya juga akan mengusulkan Perda tentang Guru Swasta, mudah-mudahan saja Fraksi PKB buat aturan lalu didukung oleh pemerintahan atau Bupati yang tanggal 17 februari nanti akan dilantik, mudah-mudahan disetujui. ” Imbuhnya.

Jani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *