Di Wongsorejo, Bibit Jagung Gratis Bantuan Pemerintah Dijual-belikan

Teropong Indonesia News-Banyuwangi – Bibit jagung gratis bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi petani tampaknya disalahgunakan. Berdasarkan data yang dihimpun Media ini, ternyata bibit bantuan tersebut dijual-belikan secara bebas.

Bibit jagung hibrida berlabel 212 kemasan 5 kilogram tersebut dapat ditemukan dengan mudah di beberapa kios-kios pertanian yang ada di Kecamatan Wongsorejo salah satunya di akios Tani Murni Desa Bangsring kecamatan Wongsorejo, hanya di jual Rp 35.000 perkilo gramnya Padahal di bungkusnya sudah jelas bertuliskan “Tidak untuk diperjual-belikan”.

Ini dibenarkan oleh petani asal desa Bengkak Saya pernah beli itu di salah satu toko pertanian di Desa Bangsring Di situ bibit tersebut diperjualbelikan, secara bebas kata salah satu petani yang tidak mau disebutkan namanya

Sayang Hoiri Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi dihubungi melalui telepon selulernya untuk dikonfirmasi tidak diangkat 8/2/2021

Ilyas selaku koordinator PPL kecamatan Wongsorejo , untuk penjualan benih jagung bantuan pemerintah tersebut adalah hal yang melanggar hukum. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti temuan tersebut.

”Menjual belikan batuan dari pemerintah itu jelas melanggar hukum. Terimakasih atas laporannya, kita akan secepatnya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika hal itu benar,” janjinya.

Lanjut Ilyas,menjelaskan jika mekanisme pendistribusian bantuan bibit jagung gratis dari pemerintah tersebut langsung kepada kelompok tani. Sedangkan kami aelaku koordinator dalam hal ini hanya melakukan koordinasi dan pengawasan.

“Benih jagung bantuan yang dijual itu juga harus kita selidiki terlebih dahulu, benih itu dari Banyuwangi atau dari luar daerah, dari kelompok tani atau dari mana? Tapi dari manapun jika dijual-belikan tetap melanggar aturan, pungkasnya. ( Kur )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *