Pembangunan Gudang yang Di duga Milik Kades Medelan Layak Di Sorot

teropongindonesianews.com-Sumenep
Pembangunan gudang di desa Medelen Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep yang semoat du Tulis oleh beberapa Media Sampai dengan saat ini masih belum ada penyelesaian ataupun tindak lanjut tentang penanganannya, pasalnya Pembangunan Gedung yang tidak jelas peruntukannya tersebut masih saja menimbulkan kecemasan dan kekecewaan warga, hal ini karena keberadaan Gudang tersebut mengakibatkan jalan desa rusak parah sejak dilewati Truk pengangkut bahan material.

Keterangan tersebut di jelaskan oleh beberapa nara sumber pada media TIN, selain itu Persoalan ini hal ini juga sempat di tanyakan oleh kepada Sekdes (sekretaris desa) Chaerul yang langsung mengatakan bahwa kalau Gudang sudah selesai pasti akan di perbaiki dan Dana itu akan di ambilkan dari Dana Desa.

Dari keterangan sekdes itu sudah jelas bahwa apa yang dikawatirkan oleh warga/masyarakat setempat itu mengarah pada Gudang yang diduga milik kades middelan yang membuat jalan desa dan Pembatas Tanah rusak.

Dari salah satu warga yang tidak mau disebut namanya. Sebut saja (SR) mengatakan ” ecapok pembangunanna gudang kalebunna. Jelen nika rosak sarah pak. Pas gudang genika tak jelas pak, napa pembangunan gedung untuk bumdes (badan usaha milik desa) napa gudang . Genika milik pribadi. Pas se marosak jalan gi truk se muak betoh ban muak bahan bahanna se ekabai gudang pak.. Tegas (SR)

Bahasa (SR) Diartikan ke bahasa indonesia ‘kena pembangunan gudang milik kepala desa, jalan ini jadi rusak parah pak. Dan gudang itu tidak jelas pak. Apa pembangunan gedung untuk bundes (badan usaha milik desa) atau gudang itu milik pribadi. Dan yang paling bikin rusak jalan ya truk yang muat batu dan muat bahan matreal untuk pembangunan gudang pak” (SR)

Dan (SR) melanjutkan penjelasannya. ” jalan e dhisa middelan nika pak se buru ebangun, tak serra’ padena jalan se ekabai edisa laen, mon edisa laenna nika sapangaoninganna kaule. Anika bada se tello taon badeh sampe’ lema taon buru ende’ rosak”. (SR)

Di terjemakan : di desa middelan ini pak. Yang baru di bangun, tidak awet seperti jalan yang dibangun Oleh desa desa lainnya pak. Kalau di desa desa lain sepengetahuan saya kuat pak ada yang 3 samapai 6 tahun baru mulai rusak. Nah ini ga sampai 2 tahun sudah rusak” Jelas (SR)

Sampai berita ini dinaikkan. Kepala desa Medelan kecamatan lenteng Kabupaten Sumenep tidak bisa di temui karna sakit, akan tetapi menurut beberapa aktifis yang menyimak kejadian ini mengatakan bahwa sangat menyayangkan tentang tindakan Kepala Desa Midelen yang hanya menganggap enteng tentang rusaknya jalan dan pembatas stanah , Mestinya Seorang Kades harua memikirkan akibat dari Pembangunan gedung miliknya, kemudian jangan di ambilkan dana untuk memperbaiki Rusaknya Jalan tersebut dari adana Desa “, Ujar Hartono salah seorang Aktivis yang sempat memberikan keterangan pada Tim Media TIN.

(Sawin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *