Langkah Pers Dalam Menggali Informasi Jangan Berspekulasi

Teropongindonesianews.com-Purwodadi,Gunungkidul

Responden ruang Publik dalam hitungan detik berujung tanda tanya besar.Pasca pelantikan Dukuh di Purwodadi Kapanewon Tepus tanggal 02 Maret 2021 Hari Selasa, menjadi trending topik saat itu.

Pasalnya, perbincangan masyarakat diberbagai sudut membicarakan ada yang ganjil mengenai acara pelantikan Dukuh,yang telah terselenggara hari Selasa 02 Maret 2021 di Kelurahan Purwodadi.

Penggalian fakta dan pencarian bukti terlintas di pikiran masyarakat luas terkait ada biaya pungutan dari ajang pelantikan Dukuh dengan penebalan kata Pungutan, Informasi ini berkembang disinyalir dari sumber media online yang kurang di kenal oleh di wilayah Gunungkidul, khususnya masyarakat Purwodadi.

Media Aspirasi & Inspirasi menganggap hal ini masih hipotesis, harus di kroscek kebenarannya kepada narasumber terkait.

Masyarakat berorientasi menganggap absurd pemberitaan ini. Pernyataan didapat langsung dari Lurah Sagiayanto, S.I.P mengungkapkan, “Semuanya sudah jelas, mari kita buktikan bersama sama, Masalah ini relevansi saling berkaitan”, Jelas beliau saat berbincang dengan media.

Penggalian berlanjut ke Jogoboyo (Suyanto) sebagai narasumber, beliau mengungkapkan, “Ini sudah terang benderang mas, coba anda flashback, galilah dari 0 (nol) satu persatu pasti anda akan tahu, Ini subtansial sekali, jangan berspekulasi dalam menggali informasi mas.” ungkapnya.

Situasi ruang publik kian bergulir, informasi dari Whatsapp dari masyarakat satu kemasyarakat yang lain terus melesat sangat cepat dan Titik terang akhirnya terjawab, dengan menggali informasi dari salah satu tokoh Dukuh yang terlantik tidak mau disebutkan namanya Beliau menyampaikan kepada Media, “ Terimakasih mas atas kedatanganya, serta mau mengklarifikasi akan hal ini, Apa adanya saya sampaikan, Kegiatan pelantikan kemarin tidak ada unsur pungutan, wujud Syukur Kepada Allah, kami menyumbang kegiatan itu dengan musyawarah keluarga, itupun kami keluarkan ihklas mas”, ungkapnya.

Kemudian kroscekpun di lanjut ke Kantor Kapanewon Tepus, penggalian kepada Panewu, beliau menjelaskan, “Mohon maaf mas, sekali lagi saya pertegas ya,saya sudah menyampaikan dari awal sewaktu kita pembentukan panitia sampai pelantikan. Bahwasanya semuanya kegiatan mari kita kawal, dan transparansi , mekanisme pelaksanaan, pembekalan sudah saya sampaikan semuanya, begitu mas. “ungkap beliau.

Informasi semakin jelas membuktikan, dan akhirnya Pemerintah Purwodadi bersama jajarannya (dihadiri Lurah, Pamong, Dukuh, Bamuskal) mengadakan rapat kordinasi membahas pemberitaan Media, Bahwa informasi yang berkembang itu tidak benar, dan kami tidak memungut biaya terkait kegiatan pelantikan itu. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *