Irigasi Sekunder Dipenuhi Limbah Lumpur ” Siapa Yang Yang Bertangung Jawab “

Teropongindonesianews.com
Indramayu, ,-Beberapa minggu di Akhir-akhir ini Kabupaten Indramayu sering di landa banjir, polemik dari berbagai sudut pandang pun bermunculan Opini. Diantaranya salah satu Irigasi Skunder di Jalan Tanjung Pura, antara jalur di dua kelurahan yakni kelurahan Kepandean dan Kelurahan Karang malang Kecamatan Indramayu Jawa Barat, Pasalnya irigasi yang sudah tertumpuk limbah B3 jenis Lumpur yang memenuhi disaluran irigasi Sekunder tersebut.

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu warga setempat, HR, Kepada Wartawan Media Teropong Indonesia News. pada Rabu,(10-03-2021)

” Saluran irigasi Sekunder itu pungsinya adalah untuk mengoptimalkan saluran air sampai ke hilir, namun bila saluran tersumbat dan macet serta tidak berpungsi dengan baik,maka akan rentan dan sudah jelas akan menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar.”Ungkap RD

Lantaran menumpuknya limbah B3 jenis (Lumpur) tersebut menyebabkan aliran irigasi jadi tidak berpungsi semestinya, terkait darimana datangnya Lumpur dan siapa yang bertanggung Jawab,sementara masih dalam pendalaman awak media TIN.

Hal itu seperti yang terpantau dilapangan awak media, faktanya irigasi Sekunder tersebut penuh dengan limbah B3 (Lumpur) dan segment volumenya sudah memperihatinkan dengan hampir sama badan jalan.

Selain Itu RD juga Menambahkan.

“Saya berharap dinas terkait yang menangung jawab segera memberikan solusinya, sebelum kami warga setempat akan mendapatkan akibatnya, ditambah lagi, saya ini warga masyarakat yang tiap hari melihatnya, saluran tersebut sudah sangat memprihatinkan, anehnya padahal letak saluran itu berada di area perkotaan jadi ntah dari mana datangnya lumpur itu, jelas tidak mungkin kalau dari kali,” tutup RD

Terkait adanya Irigasi yang di penuhi Lumpur bukan permasalahan sepele, pasalnya Sudah jelas bila tidak segera ditangani akan berdampak bagi Lingkungan warga sekitar dengan demikian dinas terkait harus segera turun tangan untuk mengatasinya dan mencari dari mana datangnya sumber limbah B3 tersebut.* (Jani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *