Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Amankan Pelaku Tawuran di Duri Kepa, Jakarta Barat.

JAKARTA, – Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Yudi Adiansyah, SH.,MM dan di back up Unit Jatandras Polres Metro Jakarta Barat Aipda Apit Prastowo berhasil mengamankan pelaku pengeroyokan (tawuran) di  Jl. Duri Raya / TL Duri Kepa RT.05/11 Kelurahan Kepa Duri Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, pada Jumat (12/3/2021) sekitar pukul 02.30 wib.

Peristiwa tawuran tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Graha Kedoya guna mendapatkan perawatan medis.  Adapun korban bernama Hasbi Alfarizi (16 th), beralamat Jl. Palapa VII Rt.12/1 no.24 Kelurahan Kedoya Selatan Kecamatan Kebon Jeruk Jakbar.

Selanjutnya,  Alhadis Darmawan alias AL (16 Th) , Pelajar, beralamat : Jl. Duta Buntu Rt. 16 / 7 Kelurahan Duri Kepa Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta barat.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Manurung, SH membenarkan peristiwa tawuran antar remaja di wilayah Kelurahan Duri Kepa.

“Adapun modus operandi peristiwa tersebut adalah Para pelaku menyerang kelompok korban setelah sebelumnya mengajak tawuran , menantang lewat akun IG,” ungkap Kompol R Manurung, SH, saat ditemui di ruang kerjanya, di Polsek Kebon Jeruk, Sabtu (13/3).

Lebih lanjut,  Kompol R Manurung menjelaskan, kronologis kejadian tersebut berawal Pada hari  Jumat (12/3/2021), kelompok pelaku berkumpul, diangkringan di jalur 20 Kembangan Jakarta Barat.

Pada saat itu,  Sdr. Doni Abdul Aziz Bin Wahudin , selaku admin IG akun “ dualibel2021“, melihat ada status dari kelompok akun “ desikel2022 “, untuk mengajak tawuran.
Melalui chat Instagram dari akun “ desikel2022 “ ( Kelompok Korban ) kepada akun “ dualibel2021 “ (Kelompok Pelaku ).

“Selanjutnya mereka janjian bertemu untuk tawuran di tempat kejadian. Setelah itu kelompok pelaku menuju joglo untuk mengambil alat – alat senjata tajam untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok korban,” jelasnya.

Oleh Sdr. Endai (DPO), lanjut Kompol R Manurung,  SH,   sudah disediakan senjata tajam tersebut, dan dibagikan kepada pelaku lain. Saat itu ada sebanyak tiga buah celurit, dan TKP kelompok pelaku juga mengambil kayu yang yang di pakai sebagai alat untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok lawan.

Pada sekitar jam 02.30 wib, kelompok pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor, kurang lebih ada sekitar 5 sepeda motor dan berboncengan. “Para pelaku membawa senjata tajam dan kayu melakukan penyerangan terhadap kelompok korban. Setelah berhasil menyerang korban dan para pelaku melarikan diri,” tambahnya.

Hal tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian,  dalam hal ini Reksrim Polsek Kebon Jeruk Gabungan dengan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Jakarta Barat dibawah pimipinan Kanit Reskrim : AKP Yudi Adiansyah, SH.,MM langsung bergerak cepat,  dan  berhasil melakukan penangkapan beberapa pelaku, setelah melakukan serangkaian penyelidikan perkara, dengan mencari saksi saksi dan membuka CCTV yang ada disekitar TKP.

“Saat ini para pelaku telah diamankan ke komando Polsek Kebon Jeruk untuk Proses lebih lanjut. Selanjutnya masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu,  pelaku yang diamakan diantaranya:.M. Haris Arya Putra alias Aris Bin Abdul Azis (20 th), pelajar, beralamat Jl. Penyelesaian Tomang II B36 No. 26 Rt. 3 / 1 Kel.Meruya Utara Kec. Kembangan Jakbar.

Selanjutnya,  Doni Abdul Azis bin Wahudin (16 thn),  Pelajar, SMP Kelas VIII, Alamat : Kav. BRI No. 8 Rw. 4 Kel. Meruya Selatan Kecamatan Kembangan Jakarta barat. Sardi Bin EmenARDI Bin Emen (22 thn), Alamat : Jl. Raya H. Nimun Rt. 18 / 4 No. 24 Kelurahan Kembangan Kec. Kembangan Jakbar. Dan Atharick Bin Nurdin (19 thn), Pelajar. Alamat : Jl. Srengseng Sawah Balong Rt. 5 / 2 Kel. Srengseng Kecamatan Kembangan Jakarta barat. Mereka dikenakan pasal 170 KUH Pidana.

Sementara itu,  pihak kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri diantaranya: Bintang (17 Th), Laki-laki , Islam, Pelajar( DPO), Irfan Maulana alias Botak ( 17 Th), Laki-laki, alamat : Joglo Jakarta Barat( DPO ). ENDAI
umur 19 Tahun, Laki-laki, Alamat : Jogol Jakarta Barat. ( DPO ). RIO
umur 17 Th, laki-laki ( DPO ) serta tiga orang laki-laki yang tidak kenal namanya.

Dalam peristiwa tersebut, masing-masing pelaku berperan :
1.Pelaku M. HARIS ARYA PUTRA Als. ARIS Bin ABDUL AZIZ, membawa senjata tajam jenis celurit dan menyerang kelompok korban, dengan mengayunkan senjata tajam tersebut tetapi tidak mengenai kelompok korban. dibonceng dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat No. Pol : B – 4893 – TFE, oleh Sdr. DONI ABDUL AZIZ Bin WAHUDIN

  1. DONI ABDUL AZIZ Bin WAHUDIN, membonceng Sdr. M. HARIS ARYA PUTRA Als. ARIS Bin ABDUL AZIZ , dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat No. Pol : B – 4893 – TFE. Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban.
  2. SARDI Bin EMEN , membonceng Sdr. BINTANG, dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR No.Pol : B – 4269 – BLG. Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban.
  3. ATHARICK BIN NURDIN, membonceng Sdr. RIO, dan satu orang pelaku yang tidak kenal dengan menggunakan sepeda motor Vario. Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban.
  4. BINTANG, dibonceng oleh SARDI Bin EMEN Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban.
  5. IRFAN MAULANA Als. BOTAK, membacok tubuh korban dengan menggunakan sajam jenis celurit, dan berboncengan dengan temannya / pelaku yang tidak kenal, dengan mengendarai sepeda motor yang tidak diketahui nopol dan jenisnya.
    7.ENDAI, menyediakan senjata tajam untuk aksi terebut. Dia juga membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan kepada korban.
  6. RIO , berboncengan dengan ATHARICK BIN NURDIN menggunakan sepeda motor Vario. Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban.
  7. Serta 3 ( Tiga ) orang laki-laki yang saya tidak kenal namanya. Berboncengan sepeda motor, menggunakan sepeda motor Vario. Menuju tempat kejadian, dan melarikan diri setelah melakukan penyerangan ke kelompok korban. *(Ritha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *