Cuaca Ekstrem, Perahu Nelayan Di Pantai Pancer, Hancur Di Hantam Ombak

Teropongindonesianews.com

Jember,- Kondisi ombak yang tidak menentu, disertai angin kencang membuat gelombang sulit diperkirakan oleh para nelayan yang sedang mengais rejeki di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember Jawa Timur, hancurkan Perahu Nelayan yang sedang mencari ikan. Selasa (23/3/ 2021)

Atas insiden tersebut mengakibatkan tenggelamnya empat buah perahu nelayan. Meski telah ada empat perahu nelayan yang hancur dan satu anak buah kapal diduga hilang akibat terjangan ombak, seolah tak kenal takut, para nelayan masih nekat melaut.

Menurut saksi mata.

” Tadi saya melihat perahu itu di terjang ombak langsung terbalik. Perahu langsung ketarik ombak ke tengah dan satu korban dinyatakan hilang sampai saat ini belum diketemukan. Menurut informasi yang saya dapat warga, korban hilang berasal dari Desa Puger Kulon, untuk nama belum tahu cuma setahu saya korban adalah anak buah dari Hajjah Aminah “. ungkap Ida Royani, saksi yang melihat tragedi tenggelamnya perahu.

Warga keluarga nelayan dari korban tenggelamnya empat buah perahu, masih terlihat di pinggir Break Water Pancer, guna melihat perahu yang karam, juga lalu lalang perahu nelayan lain, sambil menunggu informasi dari pihak terkait. Team Basarnas juga telah menurunkan anggotanya untuk pencarian korban hilang. Terlihat beberapa warga memunguti sebagian puing puing dari hancurnya Perahu Speed yang berserakan di muara, untuk dibawa pulang oleh pemilik perahu.

Berkat gerak cepat beberapa pihak, korban laka laut yang terjadi di Pantai Pancer, telah diketahui identitasnya. Korban adalah Mat Yasin (33) warga Mulyosari Rt 31 Rw 09 Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang Jatim.

Dari keterangan salah satu saksi lainnya yakni Gufron (55)th nelayan setempat, menceritakan awal terjadinya laka laut yang mengakibatkan tenggelamnya beberapa perahu.

” Perahu Rizky Akbar yang di nahkodai Riyadi, dengan awaknya Mat Yasin, tenggelam ketika dihantam gelombang dari belakang”. tutur Gufron (55).

Berawal sekitar pukul 06.00, seperti biasa, sehabis menangkap ikan di tengah laut, pagi itu beberapa perahu secara berbarengan hendak merapat ke daratan. Namun nasib nahas di alami oleh perahu bernama Rizky Akbar. Ketika perahu tersebut sedang melaju memotong arus, secara tiba tiba diterjang gelombang besar dari arah belakang, tidak kuat menahan derasnya gelombang, perahu pun oleng dan kemudian terbalik, diseret lagi oleh arus yang kuat, dihantamkan ke karang hingga mengakibatkan perahu hancur berkeping keping.

” Kami para nelayan yang dibelakang tidak kuasa menolong, kalau kami maju, kami juga akan hancur. Kejadian sangat cepat, hanya dalam hitungan menit, perahu sudah hancur. ” Jelas Ismai (56) nelayan yang selamat dari musibah dengan perahu berbeda.

Kasat Polairut Jember, Iptu M.Nai, saat di konfirmasi awak media, membenarkan kejadian tersebut.

” Telah terjadi laka laut pagi ini, satu korban dinyatakan hilang, kami beserta pihak pihak terkait sedang melakukan pencarian “. katanya.( Tatang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *