LSM LAPAD Jember dan Warga Net Minta Bupati Turun Tangan Atasi Soal Dugaan Manipulasi Dana BOS

Teropongindonesianews.com-Jember
Munculnya dugaan manipulasi dana BOS yang dilakukan oleh KS (Kepala Sekolah), sebaiknya pihak berwenang yang terkait langsung melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke sekolah.
“Sebaiknya langsung Sidak”, kata Abdulhalil, seorang warganet di Jember Today

Bupati Jember

Dengan melakukan Sidak ke Sekolah, maka akan mengetahui secara langsung kebenaran apakah penggunaan dana BOS benar-benar sesuai aturan atau hanya fiktif.

Hal senada juga disampaikan warganet yang lain “Betul kunci ada di Kepala Sekolah. Coba di Sidak aja. Semua yang ngelola Kepala Sekolah”, kata Gunadi warganet yang lain di Jember Today

Seperti yang diberitakan Teropong Indonesia,news sebelumnya LSM LAPAD (Lembaga AdvokasiAnggaran Daerah-Red) mengancam permainan dan manipulasi dana BOS yang dicairkan oleh Kepala Sekolah (KS) di Jember, akan diadukan ke aparat penegak hukum (APH) untuk dibawa ke ranah hukum.

“LSM LAPAD minta klarifikasi atas dugaan tindak pidana korupsi biaya operasional sekolah, dana BOS”, tegas Abdul Gofur, koordinator LSM LAPAS di Jember dalam surat pengaduan tertanggal Jumat kemarin (24/3/2021). Surat ditujukan ke Kepala Kandisdik Jember, Kepala Inspektorat Jember dan Bupati Jember.

Hal di atas mendapat berbagai tanggapan beragam dari warganet di platform grup Medsos FB. “Data dan bukti ada langsung laporkan saja, gak perlu klarifikasi lagi”, kata Bang Zul Jember Today

Warganet yang lain menyatakan “Jangan berhenti ditengah jalan ya bang, kalau mau libas koruptor pandangan lurus kedepan, gak usah lihat spion”, kata Bimo Pram, warganet di Aspirasi Rakyat Jember Today

“Ada alat bukti cukup langsung lapor Tipikor saja”, ujar Nanang Kusmianto, warganet di Jember

Ungkapan lebih bijak disampaikan warganet lainnya, Juklak juknisnya harus dibaca biar semua jadi transparan dan bisa dipahami dana BOS itu bisa digunakan untuk siapa saja dan melalui mekanisme atau prosesnya siapa saja yg harus dilibatkan dalam menyusun rencana penggunaan dana tersebut, entah itu komite atau wali murid sampai munculnya SPJ BOS. Demikian Joeri Black, warganet di Pusat Berita Online Jember. (Zubaidah,Santoso,Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *