Polisi panggil Zaini Wer Wer. Terkait Kasus pencemaran Nama baik NGO

Presiden Mabes NGO ( Non Government Organisition ) Pamekasan, Zaini Wer Wer (dua dari kiri) pada saat di ruang Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan

Teropongindonesianews.com-Pamekasan

Menghadiri panggilan pihak Kepolisian prihal aduannya tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap NGO Pamekasa,

Zaini Wer Wer selaku Presiden Mabes NGO datangi Kantor Unit Idik II Satreskrim Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jum’at (9/4/2021).

Berdasarkan surat pengaduan tertanggal 24 Maret 2021 dengan nomor surat : B/271/2021/Satreskrim, Atas nama NGO Pamekasan, Zaini Wer Wer bersama anggotanya mengadukan inisial HM yang diduga telah mencemarkan nama baik NGO melalui WhatsApp.

Saat Dikonfirmasi di areal Mapolres Pamekasan, Wer Wer (sapaan akrabnya) mengatakan, Kedatangan dirinya ke Polres Pamekasan itu dalam rangka menghadiri sebagaimana surat panggilan yang telah dikirim dan diterima Mabes NGO kemarin, prihal pencemaran nama baik oleh oknum berinisial HM.

Dan kepada pihak Penyidik kami menyampaikan, bahwasanya kami dirugikan secara moral, karena dengan bahasanya HM yang seperti beredar di group-group WhatsApp itu akan menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat kepada kami (mabes NGO) prihal pengawalan mengenai TPP,” jelas Wer Wer.

Jadi seolah-olah gerakan kami itu, menurut Wer Wer, dibiayai oleh teman-teman ASN. Padahal, gerakannya itu sama sekali tidak ada biaya atau donatur dari pihak manapun dan ASN.

“Itu murni dari pengawalan dan perjuangan Teman teman, serta cara kami melakukan advokasi prihal laporan pengaduan dari teman-teman ASN kepada kami NGO,” ujarnya.

Disoal apa saja yang disampaikan dirinya kepada pihak Penyidik dari Satreskrim Polres Pamekasan, ia menyampaikan bahwasanya persoalan itu sudah menjadi ketersinggungan di internal Mabes NGO.

“Jadi Akibat Ulah Dari HM, tidak hanya saya pribadi atau kelompok saya pribadi, yang di bikin Kesal. karena di Mabes NGO itu terdiri dari 24 LSM. Jadi kawan-kawan disana juga minta untuk di tindak lanjuti agar menjadi efek jera pada pelaku penyebar fitnah ini,” harap nya kawan kawan internal mabes NGO

Wer Wer menambahkan, kalau pada hari Senin yang akan datang dirinya diminta oleh pihak Kepolisian untuk kembali datang ke Polres Pamekasan untuk memberikan keterangan lebih lanjut, serta pihak pihak terkait akan di mintai keterangan

“Kepada saya tadi, pihak Penyidik mengatakan, kalau setelah pemeriksaan ini, pihak Kepolisian akan menindaklanjuti pemanggilan berikutnya pada hari Senin Lusa ini,” tambah Wer Wer.

Muhdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *