Jelang Bulan Ramadhan, Pemkab Pamekasan Bantu Masyarakat Melalui Program Pasar Murah

Teropongindonesianews.com-Pamekasan

Menjelang bulan Ramadhan, Pemerintah kabupaten Pamekasan gelar program Pasar Murah demi memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok di bulan Ramadhan.

Program Pasar Murah tersebut diadakan di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan untuk memberikan subsidi harga kepada masyarakat Pamekasan yang dilaksanakan secara bergantian, mulai dari tanggal 12 April sampai 07 Mei 2021.

Dalam sambutannya saat membuka Pasar Murah di Ex RSUD Pamekasan Jl. Kesehatan, yang juga dihadiri Forkopimda, Kepala Disperindag, Danramil Kota, Kapolsek Kota, Kepala Dinas Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Pimpinan Perbankan dan Bulog, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan bahwa Pasar Murah tersebut digelar di 13 Kecamatan Kabupaten Pamekasan.

“Gagasan pasar murah ini sudah agak lama, kita pilih di 13 Kecamatan, ada 3 alasan utama yang ingin kita capai, pertama, kita ingin memberikan potongan harga yang murah kepada seluruh elmen masyarakat yang membutuhkan beberapa bahan pokok, yang kedua, tetap dengan protokol kesehatan, dan yanf ketiga, harapan kami disini ada beberapa transaksi yanf bisa mendorong daya beli masyarakat dan kita semua di beberpa titik pasar murah,” Jelas Bupati Pamekasan saat sambutan. Senin, (12/04/2021).

“Kegiatan ini kita laksanakan di beberapa tempat, harapan kita menjelang ramadhan ini beberapa kebutuhan pokok kita tidak banyak melonjak,”

Bupati yang kerap dipanggil mas Tamam tersebut juga menjelaskan orientasi dari Pasar Murah itu untuk memberikan subsidi harga pada masyarakat.

“Pasar murah ini, kegiatan yang kita lakukan di 13 Kecamatan orientasinya adalah untuk memberikan subsidi harga atau harga yang lebih murah dari pada harga pasar yang umum menjelang ramadhan ini,”

Bupati Pamekasan itu juga mengungkapkan, dalam laporan rutin yang diterima pemkab dari disperindag, bahwasannya menjelang ramadhan beberapa bahan pokok tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Melalui laporan rutin kita melihat bahwa beberapa bahan pokok di kabupaten ini, semuanya tidak ada lonjakan harga yang signifikan Dari 5 pasar yang ada, alhamdulillah kebutuhan-kebutuhan kita sudah terpantau dan tidak ada kenaikan yang juga signifikan, ” ungkapnya

Sementara itu, Dalam lapprannya, Kepala Dinas Perdagangan, Achmad Syafiudin juga mengungkapkan hasil pantuannya pada beberapa pasar di kabupaten Pamekasan

“Hasil pantauan kami di 5 pasar utama kami yaitu, Kolpajung, Pasar 17, Gurem, Pakong, Waru, Harga cabai besar ada peningkatan sekitar 7%, kemudian harga bawang mengalami penurunan sekitar 25%,” ungkapnya

Achmad Syaifudin, dalam sambutannya juga menuturkan bahwa kegiatan pasar murah tersebut ditujukan sebagai bentuk keperdulian Disprindag terhadap masyarakat sehingga mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Mudah-mudahan ini menjadi pesan kepada masayarakat Pamekasan bahwasanya stok atau jumlah persedian bahan kebutuhan pokok masyarakat Pamekasan insyaAllah cukup relatif terpenuhi,” harapnya.

“Dengan adanya pasar murah ini, semoga beban masyarakat juga akan menurun dan daya beli semakin meningkat.” Pungkasnya.

Sugi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *