DPU Bina Marga Dan Sumber Daya Air Jember Lakukan Tutup Lobang di Wilayah Kota

Teropongindonesianews.com
Jember – Untuk menghindari terjadinya kecelakaan karena banyaknya jalan rusak cukup parah sekitar 750 ruas jalan atau sekitar 1000 km lebih yang terjadi di seluruh wilayah kabupaten Jember, kini menjelang hari raya idul fitri 1442 Hijriyah Dinas Pekerjaan Umum dan Sumberdaya air
(DPU BMSDA) Jember sudah mulai melakukan tutup lobang jalan di sepanjang jalan di wilayah kota, meliputi wilayah Kaliwates, Patrang dan wilayah kecamatan sumbersari Jember.


Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumberdaya Air (DPU BMSDA) Kabupaten Jember Ir. RAHMAN ANDA ketika di jumpai media TEROPONG INDONESIA NEWS saat melakukan kegiatan tambal sulam di wilayah jalan mastrip sumbersari Kamis,16 april 2021 mengatakan, ” Penyebab kerusakan jalan tersebut di duga selain di karenakan banyaknya kendaraan truk yang bermuatan berat seperti muatan pohon sengon, juga di karenakan kurang baiknya kondisi drainase, sehingga begitu hujan deras dan hampir terjadi setiap hari hingga mengakibatkan terjadinya banjir genangan, dan hal itulah yang mempermudah rusaknya aspal”.

Disinggung soal anggaran yang di pergunakan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut tegas RAHMAN ANDA,
“Sesuai dengan janji Bupati H.Hendy Siswanto, untuk target perbaikan jalan yang akan dilakukan,Yang jelas sudah dibahas dalam APBD 2021, yakni anggaran perbaikan itu sesuai dengan petunjuk bupati, dengan anggaran yang disiapkan 700–800 miliar rupiah”. imbuhnya.
Bahkan langkah berikutnya tegas RAHMAN ANDA bahwa bukan hanya dilakukan tutup lobang jalan dan perbaikan drainase saja, namun pihak DPU Bina Marga dan Sumberdaya Air Jember juga akan melakukan peningkatan jalan.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengatakan, “jika terkait perbaikan jalan berlubang, harus diperbaiki.
” Sehingga kita (DPRD Jember) mengapresiasi langkah konkret yang akan dilakukan Bupati Jember Hendy Siswanto, Targetnya untuk perbaikan jalan 750 sampai 800 kilometer semoga terealisasi,” Tegas David.

“Untuk nilai anggaran yang dikeluarkan, tentunya akan kita awasi progresnya. Agar sesuai yang diharapkan dan benar-benar untuk perbaikan jalan, Agar tidak membahayakan masyarakat Jember disaat melewati jalan yang berlubang,” Pungkasnya.

(RIZKY BAYU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *