Klarifikasi : Komentar Advokat Supyadi Banyak Ditambah Diberita Kasus Advokat Kurniadi

Teropongindonesianews.comSumenep

Menyikapi beredarnya pemberitaan online yang dimuat oleh Galaksi.id tentang Advokat Ach. Supyadi yang dianggap ikut berang dan akan berhimpun untuk melawan Kapolres yang hendak kriminalisasi Advokat Kurniadi ternyata diakui tidak sepenuhnya benar.

Sebagaimana klarifikasi yang disampaikan oleh A. Effendi, SH., selaku sahabat dekat Advokat Supyadi yang mengatakan bahwa ia sudah curiga saat diawal membaca berita di media online Galaksi.Id seperti bukan bahasanya Advokat Supyadi.

“saya curiga saat awal baca berita di galaksi.id seperti bukan bahasanya pak Supyadi, ternyata setelah ditanyakan langsung kepada pak supyadi memang banyak yang bukan komentarnya dia” tutur A. Effendi.

A. Effendi menambahkan, “berita yang dimuat galaksi.id tidak sepenuhnya benar, karena Pak Supyadi sesungguhnya tidak ikut berang ke Polres Sumenep terkait dengan pemanggilan Advokat Kurniadi”.

“Yang saya tahu di grup WA Advokat & LSM Pak Supyadi cuma meluruskan soal pemanggilan advokat oleh polisi baiknya mengacu kepada MoU antara Polri dengan Organisai Advokat, tapi diberita onlien yang dimuat di galaksi.id Pak Supyadi seolah mau menghimpun untuk melawan Kapolres yang hendak kriminalisasi Advokat Kurniadi, tidak benar itu” ujar A. Effendi menjelaskan ke media ini.

Parahnya lagi, menurut A. Effendi, diberita online yang dimuat galaksi.id tidak hanya banyak menambahkan keterangan yang seolah itu disampaikan oleh Advokat Supyadi, tapi juga menyebut nama Peradi Madura Raya yang seolah memberikan perhatian dan memberikan Pembelaan Profesi terhadap kasus Advokat Kurniadi ini, tapi ternyata Peradi Madura Raya justru sama sekali tidak ada keterlibatan apapun dengan kasus Kurniadi ini, “yang menyebut Peradi Madura Raya diberita itu juga katanya tidak benar” tutur A. Effendi.

Sebelumnya dikutip dari media galaksi.id yang ditulis oleh Hartok/Red tanggal 18 April 2021 sempat diberitakan selengkapnya bahwa pasca viralnya pemanggilan Kapolres Sumenep terhadap Advokat Kurniadi yang dilakukan Kapolres tanpa persetujuan Organisasi Advokat, memantik reaksi keras dan kemarahan dari sejumlah kalangan profesi advokat di Madura. Diantaranya adalah Pengacara Single Fighter, Ach. Supyadi., SH., MH.

Hal ini diketahui dari pengakuan Ach. Supyadi tersebut yang dituangkan dalam suatu pembincangan di Group Whats’App (WAG) yang anggotanya terdiri dari Advokat, LSM dan Wartawan.

Dalam pengakuannya tersebut, Ach. Supyadi, pengacara gaek dan pemberani ini, yang sekaligus selaku Ketua Bidang Pembelaan Advokat pada Peradi Madura Raya, memprotes keras kepada Kapolres atas pemanggilannya terhadap Kurniadi yang tidak melalui persetujuan Organisasi Advokat.

Ach. Supyadi ketika dikonfirmasi oleh awak media ini membenarkan pengakuannya tersebut, dan bahkan mengaku marah karena pemanggilan tersebut merupakan penghinaan terhadap Profesi Advokat.

“Dalam hal ini saya menilai penyidik telah menciderai kesepakatan yang di buat kapolri yang mana harusnya penyampaian surat panggilan itu harus melalui DPN PERADI jika ada advokat yang dipanggil polisi baik sebagai saksi maupun tersangka”, Tulis Supyadi dalam cuitannya di group tersebut (17/04).

Lebih lanjut Supyadi menyatakan pihaknya akan klarifikasi kepada penyidik terkait kasus tersebut. Bahkan Supyadi mengaku siap mengawal kasus ini hingga tuntas dan sudah berkomunikasi dengan Ketua dan Sekjen Peradi perihal kasus ini.

Ach. Supyadi juga akan mengusulkan Peradi Madura Raya untuk memberikan perhatian terhadap kasus ini dan memberikan Pembelaan Profesi terhadap sesama rekan sejawat yang tersangkut kasus hukum.

Lebih lanjut Supyadi mengatakan pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi teknis dengan Ketua dan Sekjen Peradi Madura Raya untuk membahas formulanya yang berkaitan dengan kewajiban organisasi untuk memberikan bantuan pembelaan terhadap advokat yang tersangkut hukum.

Kendati demikian, Supyadi secara pribadi, sekaligus sebagai sesama rekan advokat dengan Kurniadi tersebut, mengaku akan dengan suka rela memberikan support dan pendampingan-pendampingan.

“Secara pribadi, saya akan total back-up,” Tulis Supyadi kepada awak media ini melalui chatt Whats’App (18/04). TG/Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *