Terkait Tuduhan Pemotongan Insentif, Ketua Umum PERGUJI Bondowoso Angkat Bicara

Teropongindonesianews.com

Bondowoso- Viralnya Tuduhan Pemotongan Honor atau Insentif Guru ngaji Sekabupaten Bondowoso sebesar Rp 50 ribu peranggota membuat Ustad Nasir selaku Ketua Umum Kabupaten Bondowoso Angkat Bicara.

Di katakannya bahwa semua itu tidak benar dan tidak masuk akal, ” Kami semua Pengurus Kabupaten tidak pernah merencanakan memotong setiap pembuatan ID Card “, Ujarnya, di tambahkannya bahwa untuk pembuatan ID Card memang di upayakan untuk mengetahui status dari masing – masing keanggotaan Guru Ngaji tersebut, selanjutnya untuk masalah biaya pembuatan ID Card memang tidak ada penekanan, ini di masukkan berupa infaq dan juga sudah di musyawarahkan sebelumnya, karena itu apapun bentuk yang di suarakan oleh beberapa media Online terkait tuduhan pemotongan insentif adalah sesuatu yang tidak benar.

Tanggapan serius juga di suarakan oleh Hartono, salah satu Aktivis yang menyimak tentang Berita Pemotongan Biaya ID Card setiap Anggota Guru Ngaji Se Kabupaten Bondowoso, berita – berita itu adalah tuduhan yang sifatnya memojokkan, di katakannya bahwa seharusnya dalam mengangkat berita harus sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik yang tentunya sudah di ajarkan pada setiap wartawan, bukan dengan langsung memasukkan tanpa konfirmasi yang gak jelas.

Sampai berita ini di tulis, semua tuduhan yang mengarah pada Perguji Bondowoso tidak di tanggapi secara serius oleh pengurus Kabupaten Bondowoso, yang jelas setiap kegiatan yang di lakukan saat ini adalah untuk kemaslahatan orang banyak, terutama para Guru Ngaji Sekabupaten Bondowoso yang mencerdaskan semua Masyarakat Bondowoso dalam hal keagamaan.

( YAT )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *