Bupati Hendy Pimpin Rakor OPD Beserta Seluruh Camat Kabupaten Jember Untuk Tegakkan Prokes COVID-19

Teropongindonesianews.com

Jember, Penanganan COVID-19 tak bisa sendiri-sendiri, melainkan harus bersama-sama dan menyeluruh. Wajib kompak dan bersatu.

Untuk itulah, bertempat di Aula PB Sudirman, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Jember pada Kamis (06/05/2021) lalu. Disertai pula kehadiran Sekretaris Daerah, Mirfano.

Pada hari yang sama, Bupati sempat menerima kunjungan tim tenaga ahli pendamping penanganan COVID-19 dari Pusat yang datang kunjungan ke daerah-daerah, termasuk Jember. 

Saat itu Bupati Hendy Siswanto, selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19, melaporkan perkembangan Kabupaten Jember dalam menangani COVID-19. 

Sebagai catatan, Bupati Hendy menyampaikan kondisi terkini. Per hari itu, di Jember tidak ada penambahan kasus positif baru. Jumlah kasus sembuh juga meningkat. Adapun Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri sebanyak 174 orang sudah dijemput-antarkan. Ada 1 PMI yang terkonfirmasi positif, dan masih dikarantina di Surabaya. 

Bupati Hendy Siswanto dalam rakor, kepada OPD dan Camat se-Kabupaten Jember, kembali menyampaikan hasil pertemuan dengan tim tenaga ahli pendamping penanganan COVID-19 tersebut.

Kepala OPD dan pemerintah di tingkat Kecamatan diminta berperan aktif mengawasi kedisiplinan warga masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Pun, menyangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI), mesti terlibat aktif memantau kondisinya melalui posko-posko COVID-19 yang ada di desa dan kecamatan. 

Yang urgen pada hari-hari ke depan adalah menyiapkan Kabupaten Jember untuk memasuki Iedul Fitri. Tidak ketinggalan dilakukan adalah menjaga dan mengamankan spot-spot pariwisata yang kemungkinan besar dirujuk masyarakat. 

Demi menyelamatkan nyawa masyarakat Jember, Bupati Hendy Siswanto pun  mengeluarkan surat edaran menutup sementara titik-titik wisata yang ada. Pemerintah Kabupaten tidak mau berspekulasi terhadap kemungkinan terjadinya kerumunan dan tumpah ruahnya pengunjung di Hari Raya Iedul Fitri.

Kabupaten Jember telah susah payah menekan dan memperbaiki kondisi terkait COVID-19. Semua pihak mesti bersinergi, berkolaborasi dan berkesadaran menjaga ketat protokol kesehatan 5 M agar zona COVID-19 di Jember menjadi hijau semua.  

“Sambil berikhtiar, kita perkuat permohonan perlindungan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Semoga COVID-19 segera sirna dari muka bumi. Aamiin,” tandas Bupati Hendy Siswanto.

Zubaidah/Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *