Pilkades Di 74 Desa Di Kabupten Pamekasan Resmi Dilaksanakan Secara Serentak, Peserta Tidak Dipungut Biaya Apapun

Teropongindonesianews.com – Pamekasan

Pemerintah Kabupaten Pamekasan launchingkan pilkades serentak di tahun 2021. Ditetapkan pelaksanaan pilkades serentak tersebut dilaksanakan di 74 desa kabupaten Pamekasan dan akan di laksanakan pada Senin 20 September 2021 yang akan datang.

Acara launching pilkades serentak tersebut dilaksanakan di ruang VIP Rumah Dinas Bupati Pamekasan yang dihadiri oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Sekdakab Totok Hartono, anggota Forkopimda, Kepala Bappemas Ahmad Faisol dan pimpinan OPD terkait serta juga diikuti para camat dan desa yang akan menjadi lokasi Pilkades secara daring. Senin (10/05/2021)

Seusai acara tersebut, saat ditemui wartawan, Bupati Pamekasan mengatakan bahwa ada tiga poin utama untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkades serentak tersebut, yakni sukses pelaksanaan, sukses keamanan, dan yang ketiga sukses protocol kesehatan.

“Tiga sukses itu, akan menjadi poin utama misalnya, sukses Pilkades, sukses Pilkades berarti tahapan dan etapenya harus berjalan sesuai, yang kedua sukses protocol kesehatan berarti kesadaran protocol kesehatan diikuti bersama sama, yang ketiga sukses keamanan. Berarti ketertiban harus menjadi perhatian bersama,” katanya saat ditemui awak media.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu mengungkapkan bahwa tiga poin sukses tersebut akan disosialisasikan secara teknis oleh para pimpinan dinas dan juga semua stakeholders kepada seluruh desa.

“Sukses Pilkades tahun ini beda dengan Pilkades tahun sebelumnya, selain sukses pelaksanaan dan keamanan juga harus sukses protocol kesehatan, ada langkah teknis lain yang akan dilakukan oleh Pemkab,” Pungkas bupati Pamekasan.

Sementara itu, Kepala Bappemas Achmad Faisol menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan dana untuk pemilihan serentak tersebut dari APBD. Selain itu, Faisol juga mengungkapkan bahwa akan ada beberapa regulasi baru dan akan segera disosialisasikan kepada panitia kabupaten, kecematan, pemerintahan desa dalam hal ini kepala desa dan Badan Perwakilan Desa, termasuk kepada panitia Pilkades. Materi sosialisasi yang akan dilakukan diantaranya tentang regulasi terbaru yang tekait protocol covid.

“Kita sudah menyiapkan dana dari APBD untuk sarana itu sudah kita siapkan. Perlu diketahui bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu terdiri dari 500 Daftar Pemilh Tetap (DPT) tidak boleh lebih, ini yang baru. Ini yang harus ada kesiapan semua pihak. 500 DPT dimasing masing TPS, nah ini yang baru yang harus kita selalu sosialisasikan,” terangnya.

Faisol juga menegaskan untuk pemilihan pilkades tahun ini dipastikan untuk seluruh tahapan Pilkades itu juga akan dilaksanakan secara serentak. Artinya tahapan tahapan yang ada di Pilkades harus serentak juga, dengan pertimbangan karena Pilkades ini memang Pilkades serantak.

“Kalau tahun kemarin memang masih ada yang tidak diserentakkan. Regulasi terbaru kita diserentakkan dan dari persiapan sampai proses tahapan lainnya termasuk pemungutan suara, termasuk nanti pelaksanaan pelantikan para kepala desa yag terpilih,” katanya.

Selain keseluruhan tahapannya dilakukan secara serentak, proses pilkades tersebut juga akan di laksanakan secara gratis tanpa pemungutan dana pada peserta, semua dana ditanggung oleh pemerintah. Karena itu Pemkab kini menyiapkan dana untuk bantuan keuangan kepada desa.

”Setiap Pilkades mesti disiapkan Bantuan Keuangan, tidak ada pendaftaran dari calon, semuanya gratis. Jelas hitungannya ada di kami dan sudah di SK kan, semua total dananya Rp 14 miliar lebih, dari 74 desa. Jadi membiayai semua terkait dangan surat suara dan semua termasuk protocol covidnya. Ini luar biasa Pamekasan luar biasa,” pungkasnya. (Sg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *