Pemkab Pamekasan Berencana Berikan Pelatihan Pada Ribuan WUB Dalam Berwirausaha Melalui DPMPTSP Naker

Teropongindonesianews.com, Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tetap semangat dalam memberikan pengayoman terhadap wira usaha baru (WUB) dalam mengembangkan usahanya serta agar mampu mendorong sektor perekonomian daerah.

Pemkab Pamekasan berencana memberikan pelatihan terhadap ribuan wirausaha baru dalam berwirausaha melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker).

Peserta yang nantinya akan mengikuti pelatihan akan difokuskan pada program intensif dan keahliannya masing-masing dengan mengikuti pelatihan dalam program wira usaha baru (WUB) tahun 2021.

Supriyanto, Plt. Kepala DPMPTSP Naker Pamekasan mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan terkait jumlah pasti dari peserta wirausaha baru di tahun 2021 ini dikarenakan anggaran yang dibutuhkan masih belum bisa direalisasikan hingga saat ini.

Terkendalanya proses pencairan anggaran untuk program tersebut dikarenakan adanya kebijakan recofusing anggaran untuk penanganan covid-19 di Bumi Gerbang Salam.

“Target peserta sama dengan tahun 2020 sebanyak 1.600 orang. Fix-nya nunggu DPA ( Dokumen Pelaksanaan Anggaran – Red ) selesai. Saat ini masih proses, setelah recofusing kemarin kan harus ada penyelesaian-penyelesaian, kita menunggu,” ungkap Supriyanto pada media.

Proses perekrutan peserta WUB akan dilakukan melalui fasilitator yang bekerja a sama dengan Pemerintah Desa. Bahkan juga dengan tokoh masyarakat setempat, untuk kemudian mendelegasikan warganya menjadi peserta WUB besutan Bupati H. Baddrut Tamam ini.

“Peserta yang mendaftar akan dilatih sesuai bidang usaha yang diambil, namun peserta yang memilih pelatihan yang membutuhkan fasilitas yang bagus akan dikirim kepada pabrik tertentu guna memaksimalkan hasil dari program tersebut,” tuturnya.

Terutama, Seperti pelatihan membuat sandal, sarung dan produksi lain yang minim di Pamekasan. Maka dengan kondisi yang kurang mendukung dan fasilitasnya kurang memadai di Pamekasan, mereka bisa dikirim ke pabrikan sesuai bidang minatnya usahanya.

“Yang penting serius, kita akan fasilitasi untuk menjadi wira usaha baru. Bagi peserta tahun 2020 untuk lebih semangat lagi. Karena pemkab telah memberikan fasilitas, pelatihan dan modal. Tolong fasilitas ini untuk dipergunakan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui WUB merupakan salah program prioritas Bupati Pamekasan, untuk menguatkan ekonomi lokal yang Berkearifan Lokal.

Dalam prosesnya nanti akan ada target utama, menciptakan 10 ribu pengusaha baru, selama lima tahun kepemimpinannya. Kedepannya, selain memberi pelatihan, Pemkab setempat juga akan memberi alat produksi.

Program tersebut beberapa diantaranya sudah terealisasi, melalui program corporate sosial responsibility (CSR) perusahaan yang peduli pada kemajuan Pamekasan.

Bahkan juga telah mengupayakan dana chaneling dengan bunga 0 persen selama satu tahun. Khusus fasilitas tambahan modal kepada peserta WUB tersebut. (Sg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *