Pemerintah Kabupaten Pamekasan Siap Melaksanakan Dua Agenda Besar Di Tahun 2021

Teropongindonesianews.com

Pamekasan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan segera melaksanakan dua agenda besar di tahun 2021 ini, dua agenda tersebut ialah Pilkades serentak dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) se Jawa Timur. Kamis, (27/05/2021).

Dua agenda tersebut diketahui akan dilaksanakan secara berentetan, yakni Pilkades serentak akan dilaksanakan pada tanggal 20 September mendatang, sedangkan MTQ Jatim akan dilaksanakan 3 sampai 13 Nopember 2021.

Dengan dilaksanakannya dua agenda tersebut, kemungkinan besar akan sangat memberi keuntungan bagi kemajuan ekonomi daerah kabupaten Pamekasan, karena akan banyak warga luar yang akan berdatangan ke Bumi Gerbang Salam dengan jumlah bisa mencapai ribuan orang.

Kedatangan dari masyarakat luar saat pelaksanaan MTQ akan memberikan dampak positif di sektor ekonomi, khususnya kuliner, sovenir juga penginapan yang nantinya akan mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Pamekasan.

Bupati pamekasan menyampaikan hal itu pada saat acara halal bihalal bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf ASN se Pamekasan yang dilaksanakan secara daring pada Senin, 17/5/21.

Terkait pilkades serentak di 74 desa di Kabupaten Pamekasan yang akan dilaksanakan pada 20 September nanti, Badrut Tamam mengharapkan acara tersebut untuk berjalan dengan sukses dan didukung oleh semua kalangan masyarakat, khususnya Pamekasan.

Dalam menyukseskan kegiatan tersebut, Bupati Pamekasan itu meminta agar pihak yang tidak mempunyai wewenang untuk tidak memberikan informasi tentang Pilkades, agar tidak salah tafsir dan salah paham.

Sedangkan pelaksanaan MTQ se-Jatim di Pamekasan, Badrut Tamam mengakui bahwa dari sejarahnya Pamekasan telah dua kali menjadi tuan rumah MTQ. Partama pada tahun 1978 dan yang kedua tahun 2021 ini.

Pada saat MTQ nanti Pamekasan akan banyak kedatangan tamu dari luar daerah. Dia memperkirakan setiap kabupaten di Jatim akan mengirimkan kafilah yang anggotanya sekitar 100 orang untuk menghadiri MTQ di Pamekasan.

Kalau ada 38 daerah se Jatim yang hadir, maka berarti akan terdapat sekitar 3800 orang luar Pamekasan yang akan berada di Pamekasan selam event MTQ berlangsung.

Banyaknya kedatangan orang luar ke Pamekasan akan menjadi peluang ekonomi bagi Pamekasan, utamanya dalam sector kuliner souvenir maupun sarana penginapan.

Karena sarana penginapan hotel di Pamekasan terbatas, masyarakat diminta untuk menyediakan sarana itu dan akan disewa oleh panitia MTQ.

“Kalau masing-masing Kabupaten di Jatim ada 100 orang yang mau datang ke kabupaten ini, dikalikan 38 belum termasuk panitianya, maka ada 3800 orang akan datang di kabupaten ini. Kalau itu di bagi dua karena kamarnya isi dua orang, maka akan butuh 1500 kamar. Nah hotel disini belum cukup, ayo bekerjasama dengan rakyat, misalnya bangun kampong MTQ, kampong menyewakan rumahnya,” ajaknya.

Menurutnya, dalam momentum agenda besar ini akan menjadi bagian dari brand issue yang akan muncul dipemberitaan berbagai media yang nantinya akan menguntungkan masyarakat Pamekasan. (Sg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.