Pengurus HIPPAM Dusun Karangrejo Utara , Diduga Menjual Mesin Pompa Air

teropongindonesianews.com

Banyuwangi – Ratusan Warga Dusun Karang Rejo Utara Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi ngluruk Kantor Desa wongsorejo mereka mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen dan pelayanan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Sumberjaya di kantor Desa Wongsorejo Kamis 3/05/21 siang

Abdul Bakar, Kepala Desa Wongsorejo

Dalam Hal ini Suwandi selaku pengurus HIPPAM Sumberjaya Warga Dusun Karang Rejo Utara itu, diduga telah melakukan penyalahgunaan anggaran dan tidak transparan. Hal itu disampaikan oleh H Iksan (46), salah seorang warga yang juga konsumen HIPPAM Mereka protes terhadap manajemen dan pelayanan HIPPAM Sumber jaya

Menurut keterangan H, Eksan, awal mula persoalan warga Dusun Karang rejo Utara Desa Wongsorejo dengan HIPPAM ini dimulai dari kebijakan untuk memperbaiki Mesin air yang sering rusak yang mengakibatkan air tidak mengalir,

dan selalu meminta iuran untuk perbaikan mesin namun kenyataannya tidak kunjung diperbaiki terlebih lagi dasas desus di masyarakat mesin Pompa Air diduga telah dijual oleh oknum pengurus kepada seseorang,yang mengakibatkan warga Dusun Karang Rejo Utara tidak mendapatkan Air berbulan bulan untuk beraktivitas sehari hari,ucapnya

Lebih lanjut, dalam Rapat warga menyampaikan bahwa warga setempat juga meminta agar sistem tata kelola keuangan HIPPAM yang terkumpul perlu di audit, lantaran diduga ada indikasi penyalahgunaan anggaran.Dan meminta agar mesin pompa Air yang telah segera diganti dan dikembalikan

masalah ini Harus di audit karena kepengurusan HIPPAM sudah sangat terlihat kurang bersih pengelolaan anggaran dan administrasinya. Jika dugaan kami itu benar berdasarkan hasil audit nantinya, maka kami meminta agar pengurus HIPPAM segera mengundurkan diri dari jabatannya,tutur warga

Selain itu Ahmad Sabari Yang Akrab disapa Kopral (53) juga turut angkat bicara terhadap kasus HIPPAM ini. Menurutnya, selama beberapa tahun pengelolaan lembaga penyedia air bersih HIPPAM di kawasan Karangrejo Utara tidak ada transparansi dan laporan keuangan yang konkret.terhadap kepala desa ,bahkan mereka mengancam akan melaporkan kasus ini kepihak berwenang agar di proses secara hukum bila dalam jangka waktu satu bulan masih belum selesai

“Ini semua kan uangnya warga. Dari warga untuk warga. Maka harusnya yang lebih diutamakan oleh pengelola HIPPAM adalah kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Warga karngrejo Utara Perumahan menerangkan bahwa sekitar 70 % warga di kawasan Karangrejo tersebut meminta adanya transparansi dan pertanggung jawaban anggaran atas ketidakbecusan pengelolaan HIPPAM di wilayah mereka.

Sayang Suwandi Selaku pengurus HIPPAM yang diduga menjual Mesin pompa Air di Dusun Karangrejo Menolak memberikan keterangan kepda media ini

Dikonfirmasi terpisah, kepala Desa Wongsorejo seharusnya yang bertanggungjawab secara langsung atas kejadian ini adalah pengurus HIPPAM Yakni Saudara Suwandi yang menerima mandat Dari Warga untuk mengelola Air Milik HIPPAM sumberjaya

Ia mempersilahkan warganya yang protes untuk mengaudit keuangan HIPPAM sumber jaya

saya selaku kepala Desa tetap akan membantu baik secara keuangan maupun pikiran demi penyelesaian persoalan ini karena air diatas hususnya Karangrejo Utara sangat dibutuhkan untuk aktivitas warga sehari,tegasnya (Kur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *